Note 7 Dibatalkan, Produksi Samsung Galaxy S7 & S7 Edge Digenjot untuk Tutupi Kerugian

Menurut laporan baru dari Korea Selatan, Samsung menggenjot produksi Galaxy S7 untuk menutupi kerugian yang disebabkan oleh dibatalkannya Galaxy Note 7.

Kolom Gadget – Cukup disayangkan phablet andalan Samsung Galaxy Note 7 harus dibatalkan dan tidak jadi meluncur ke pasar karena laporan bahwa ponsel ini rawan terbakar. Meski sudah di recall dan diluncurkan kembali, tetap tak membuat ponsel ini aman. Pada akhirnya Samsung memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan phablet ini. Samsung Galaxy Note 7 resmi ‘dibunuh’.

Jelas, hal ini menimbulkan dampak kerugian bagi perusahaan asal Korea Selatan ini. Untuk menutupi, atau setidaknya mengurangi kerugian itu, laporan dari Korea Selatan mengatakan bahwa Samsung akan meningkatkan produksi Galaxy S7 & S7 Edge miliknya, flagship pertama Samsung yang diluncurkan awal tahun ini dan terbebas dari resiko rawan terbakar.

Tahun ini, Samsung benar-benar akan berfokus pada satu perangkat yaitu Galaxy S7 untuk bersaing di pasar high-end. Pemasok mereka bahkan sudah diberitahu untuk meningkatkan produksinya. Dengan cara itu kerugian bisa ditekan. Kita mungkin juga akan melihat promosi jor-joran Samsung dalam waktu dekat untuk meningkatkan penjualan smartphone ini.

Samsung Galaxy S7 sendiri tak perlu disangkal merupakan smartphone flagship yang sukses di pasaran.. Namun meski sukses, tentu tak semudah itu meningkatkan penjualan Galaxy S7. Terlebih dengan laporan mudah terbakarnya Galaxy Note 7, ini sedikit banyak telah mencoreng citra Samsung di mata konsumen. Sehingga tidak mudah bagi Samsung untuk mendapatkan pembeli baru.

Terlebih, ini sudah lebih dari setengah tahun sejak Galaxy S7 diluncurkan, dengan kata lain sudah dekat waktunya bagi Samsung untuk meluncurkan flagship mereka selanjutnya Galaxy S8 yang kabarnya akan diluncurkan pada Februari 2017. Banyak konsumen tentu lebih memilih menunggu Galaxy S8 sampai tahun depan dari pada harus membeli Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge.

Dengan pertimbangan seperti itu, peningkatan produksi Samsung Galaxy S7 bukan berarti bisa mendongkrak penjualan Galaxy S7. Namun perusahaan ini mungkin punya strategi bagaimana mereka yang kecewa sudah menunggu Galaxy Note 7 bisa berpaling ke Galaxy S7.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *