Operator AS Ramai-ramai Perbolehkan Pelanggan Ganti Samsung Galaxy Note 7 dengan Perangkat Lain

Seluruh operator seluler di Amerika Serikat memperbolehkan pelanggan dan pengguna Samsung Galaxy Note 7 menukarkan phablet mereka dengan perangkat lain.

Kolom Gadget – Hari ini ada banyak laporan mengenai Samsung Galaxy Note 7 terbakar. Sementara di Indonesia sama sekali tak terdengar, karena phablet andalan Samsung ini memang belum dijual di Indonesia. Namun di negara lain, seperti Korea Selatan dan Amerika Serikat, kabar unit Samsung Galaxy Note 7 yang terbakar cukup ‘nyaring’ terdengar bunyinya.

Samsung memang belum berkomentar apapun mengenai hal ini, namun sejumlah operator di Amerika Serikat yang menjual Samsung Galaxy Note 7 sudah mengambil tindakan dengan cara memperbolehkan pengguna menukar atau mengganti perangkat Samsung Galaxy Note 7 mereka dengan perangkat lain yang disediakan operator tersebut.

Dimulai dari operator Sprint, operator ini melakukan penggantian unit secara besar-besaran. Samsung Galaxy Note “pengganti” yang telah diberikan kepada pengguna, diperbolehkan ditukar dengan perangkat lain termasuk menukarnya dengan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Disebutkan bahwa langkah ini diambil Sprint dipicu oleh kejadian ponsel terbakar di penerbangan Southwest Airlines dari Louisville ke Baltimorelepas, yang memaksa penumpang harus di evakuasi. Penyelidikan sedang dilakukan terhadap kejadian ini.

“Jika pelanggan Sprint dengan Note 7 pengganti prihatin dengan perangkat mereka, kami akan menukarnya dengan perangkat lain di setiap toko ritel Sprint selama penyelidikan,” kata seorang perwakilan Sprint seperti dilansir dari Recode.

Mengikuti Sprint, AT&T juga melakukan hal serupa dengan memungkinkan pelanggan yang membeli Samsung Galaxy Note 7 melalui AT&T menukarkan unit Samsung Galaxy Note 7 dengan perangkat lain. Sejauh ini Samsung belum memberikan keterangan apapun.

Verizon dan T-Mobile pun mulai mengambil langkah yang sama, yaitu memperbolehkan pelanggan mereka menukar Samsung Galaxy Note 7. Pihak operator tidak membatasi pelanggan bahwa ponsel yang boleh mereka tukar harus smartphone Samsung. Lagi-lagi Samsung hanya bungkam mendengar hal ini.

Disamping itu, beberapa laporan pihak berpendapat bahwa Samsung sebaiknya melakukan recall kedua, atau bahkan menghentikan penjualan Galaxy Note 7 sama sekali, terkait dengan ramainya laporan phablet ini telah meledak, bahkan meski sudah di recall untuk mengganti baterai didalamnya. Karena kepercayaan konsumen dipertaruhkan disini.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *