Penyimpanan Awan Diumumkan untuk Kamera GoPro, Xiaomi Makin Tertinggal?

GoPro mengumumkan penyimpanan awan (cloud storage) untuk kamera aksi mereka. Hal yang tidak ada di kamera aksi Xiaomi Yi.

Kolom Gadget – GoPro, pabrikan kamera aksi ini baru saja mengumumkan GoPro Plus, sebuah layanan penyimpanan awan untuk mereka para pengguna kamera GoPro. Kehadiran dukungan penyimpanan awan tentu menjadi nilai lebih yang membuat kamera bikinan GoPro lebih unggul selangkah dibandingkan pesaingnya, seperti Xiaomi dengan produk Xiaomi Yi mereka.

Menurut CEO GoPro, Nick Woodman seperti dilansir dari Ubergizmo pada Selasa (20/19/2016), mereka yang ingin menggunakan GoPro Plus harus berlangganan dengan biaya $4,99 (Rp 65 ribu) per bulan. Dengan berlangganan, kamera GoPro yang kompatibel bisa secara otomatis mengunggah foto dan video ke penyimpanan awan GoPro Plus, selama kamera terhubung ke Wi-Fi.

Hanya saja, memang ada batasan seberapa besar foto dan video yang bisa di unggah oleh pengguna. GoPro membatasi penyimpanan awan yang mereka tawarkan sampai 35 jam untuk video, dan 62.500 foto atau kombinasi dari keduanya. GoPro juga membatasi foto dan video yang bisa di simpan hanya sampai resolusi 1080p dan kamera 12MP, terlepas dari resolusi aslinya.

Pengguna bisa mengakses foto dan video yang telah di unggah ke GoPro Plus melalui aplikasi mobile dan aplikasi desktop. Hanya saja, untuk mengedit foto-foto tersebut pengguna harus mengunduhnya terlebih dahulu dan di edit di perangkat mereka.

Sebagai bonus, GoPro menawarkan musik gratis melalui perpustakaan musik mereka yang digunakan untuk dipadukan dalam video, dan mengiringi video editan mereka. Selain itu mereka yang berlangganan layanan GoPro Plus juga akan mendapatkan diskon 20 persen untuk setiap pembelian aksesoris kamera GoPro.

Pengguna yang ingin berlangganan penyimpanan awan GoPro Plus, layanan ini mulai tersedia 29 September dan kompatibel dengan kamera aksi GoPro Hero5 Black.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *