[Review] Sony Walkman NWZ-W273S (Update)

Sony NWZ-W273S jadi teman yang asyik saat berolahraga, mulai di daratan sampai di perairan.

Mendengarkan musik selalu menjadi hiburan yang  menyenangkan bagi kebanyakan orang. Bahkan ada orang yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mendengarkan musik kapanpun dan dimanapun seperti saat berolahraga, browsing internet, bekerja dan bahkan, berenang. Ya, berenang.

Anda tentu penasaran bukan bagaimana kita bisa mendengarkan musik saat berada di dalam air? Menggunakan ponsel? Kebanyakan orang memang menggunakan smartphone mereka untuk mendengarkan musik. Tak masalah jika ponsel kita disertifikasi atau memiliki rating IPxx untuk ketahanan terhadap air, namun bagaimana jika tidak tahan air? Lagi pula, ada batasan seberapa dalam dan seberapa lama smartphone bisa digunakan di dalam air.

Selain itu, kita harus menggunakan earphone jika ingin mendengarkan musik di dalam air. Nah, earphone ini tidak semuanya tahan air.

Ada satu produk milik Sony yang bisa digunakan untuk kita yang rutin berenang namun juga gemar mendengarkan musik. Produk tersebut adalah Sony Walkman NWZ-W273S. Ini adalah sports mp3 player yang dirancang tahan air, dan digunakan untuk renang. Namun bukan hanya renang, kita juga bisa menggunakannya saat jogging dan olahraga lainnya. Dengan NWZ-W273S, saat jogging kita tak perlu khawatir smartphone akan rusak (guncangan saat berlari bisa merusak smartphone), dan saat berenang kita juga tak perlu menggunakan ponsel.

Sony Walman NWZ-W273S baru saja datang ke meja KolomGadget.com. Saya beli di marketplace seharga Rp 950.000, anggap saja pas Rp 1.000.000 termasuk ongkos kirimnya. Berikut review mp3 sports player Sony NWZ-W273S dari Kolom Gadget.

Sony Walkman NWZ-W273SWhat’s in the Box?

Sony NWZ-W273S dikemas dengan sangat baik. Di sisi depannya, kita bisa melihat secara langsung wujud NWZ-W273S tersebut. Jadi bukan hanya gambar, tetapi langsung produknya karena Sony mengemas gadget keren ini dengan material transparan. Jadi, apa saja yang ada dalam isi kemasan Sony NWZ-W273S?

  • Sony NWZ-W273S.
  • USB Craddle NWZ-W273S yang berfungsi sebagai charger sekaligus kabel data/USB.
  • Empat pasang earbud khusus berenang.
  • Tiga pasang earbud biasa.
  • Beberapa buku panduan cepat penggunaan berbagai bahasa (tidak ada Bahasa Indonesia).
  • Beberapa buku panduan penggunaan saat berenang (tidak ada Bahasa Indonesia).
  • 1 lembar instruksi sebelum menggunakan.
  • 1 panduan men-charger.
  • Dua cutton buds untuk membersihkan terminal charger dan panduan penggunaannya.

Kelengkapan Sony NWZ-W273SPlus
– Dikemas menarik dan dengan panduan yang lengkap dari berbagai bahasa

Minus
– Dari sebegitu lengkapnya kitab-kitab dengan bahasa yang berbeda-beda, tidak ada kitab berbahasa Indonesia. (kitab = buku panduan).

Desain

MP3 sports player

Saya menyesal beli mp3 sports player diatas. Bagaimana dengan anda?

Sejujurnya, saya hampir tidak pernah melihat produk sejenis seperti ini di Indonesia (di luar negeri tentu banyak). Saya tidak tau apakah ada produk mp3 sports player seperti NWZ-W273S di Indonesia. Ada sih, satu sports mp3 player yang dibuat di China dan banyak dijual dengan harga Rp 45 ribu disini, namun apa yang anda dapatkan setara dengan harganya, atau malah lebih buruk.

Sejujurnya, sebelum membeli Sony NWZ-W273S, saya lebih dulu membeli sports mp3 player buatan China itu. Namun begitu saya terima dari kurir, begitu pula saya membuangnya ke tempat sampah. Kenapa? Karena suara yang dikeluarkan dari earbud kiri dan kanan tidak seimbang. Suara dari speaker kiri kerasnya hampir memecahkan gendang telinga, sementara yang kanan kecilnya seperti suara kelelawar. Pokoknya, jika saya beri nilai, skornya -50/10.

Lalu, bagaimana dengan Sony NWZ-W273S? Pertama, saya suka dengan desain USB Craddle yang berbentuk seperti docking, berfungsi ganda untuk mencharger dan juga sebagai kabel data/USB untuk menghubungkan ke komputer dan mengisi lagu.

Saat Sony NWZ-W273S  dipasangkan ke USB Craddle itu pun, terkesan sangat keren bentuknya. Namun satu hal, Sony tidak menyertakan adaptor/kepala charger. Menurut yang saya dengar dari penjualnya, Sony NWZ-W273S harus di charger di komputer/laptop. Ya, saya dengar dari penjual karena saya tidak punya waktu membaca kitab-kitab yang tidak saya mengerti artinya.

Sementara desain Sony NWZ-W273S itu sendiri juga terbilang keren.  Bentuknya sekilas seperti headset bluetooth. Bedanya, kebanyakan headset bluetooth hanya satu sisi saja speakernya, sementara ini dua sisi, dan ada kabelnya.

Sony NWZ-W273S Mirip headset bluetoothDengan kabel pendek yang mengelilingi leher, mirip seperti kalung. Namun tidak melingkari di leher, hanya bagian belakang leher kita saja. Dan pada kabel ini terdapat karet hitam untuk menyesuaikan ukurannya. Kabelnya ini juga mengelilingi daun telinga. Bodinya didesain glossy dari plastik yang kuat.

Earbudnya sangat klop dengan lubang telinga kita. Jika ukuran earbud tidak sesuai dengan lubang telinga, jangan khawatir. Ada beberapa earbud lain dengan ukuran yang berbeda disediakan dalam kemasan.

Sony NWZ-W273S juga sangat ringan, sehingga tidak membebani, dan sangat nyaman digunakan. Tersedia dalam pilihan warna hitam, oranye, biru, putih dan pink.

Sony Walkman NWZ-W273SNavigasi

Sony NWZ-W273S bisa dibilang memiliki navigasi yang cukup lengkap untuk sebuah mp3 player. Ada beberapa tombol yang mempermudah kita mengakses seluruh fitur Sony NWZ-W273S. Seperti misalnya pada bagian kiri terdapat dua tombol. Satu tombol merupakan tombol volume, sedangkan lainnya tombol untuk mengganti mode putar, apakah ingin memutar playlist tertentu, atau mode shuffle (acak).

Pada sisi kanan terdapat Daya, tombol Play/Pause, selain itu juga ada tombol Next/Previous. Untuk jaga-jaga agar Sony NWZ-W273S tidak menyala karena ketidaksengajaan, misalnya saat tidak tombol daya terpencet benda lain saat ditaruh di tas, Sony sudah melengkapinya dengan switch Power/Lock untuk mengunci tombol daya. Ada pula tombol reset untuk kembali ke pengaturan awal. Ada pula lampu indikator yang memberitahu kita mengenai baterai yang tersisa saat ini. Saat lampu hijau, maka baterai masih cukup. Sementara saat lampu berwarna merah, maka Sony NWZ-W273S sudah saatnya untuk di charger.

Kesan saya saat baru menggunakan Sony NWZ-W273S, bisa dibilang saat sedikit kesulitan dan masih harus meraba-raba ada dimana tombol Play/Pause, Volume, Shuffle/Playlist. Ya, soalnya letak tombol dan keterangannya tidak bisa dilihat dengan mata (siapapun di dunia ini tidak akan bisa melihat telinganya sendiri bukan? Tanpa bantuan cermin dan kamera tentunya). Namun itu hanya masalah waktu sampai saya terbiasa dan hafal letak tombol-tombol tersebut.

Fitur

Tahan Air

Ya, Sony NWZ-W273S dirancang buat berenang. Sony NWZ-W273S tak akan rusak meski anda membawanya menyelam. Namun tetap saja, ada batasan sampai seberapa dalam  Sony NWZ-W273S mampu menahan tekanan air. Sony NWZ-W273S hanya bisa bertahan di kedalaman 2 meter.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa Sony NWZ-W273S dilengkapi dengan earbud khusus yang mencegah air masuk ke dalam NWZ-W273S. Sehingga bisa digunakan menyelam dalam air.

Jika ditanya apakah saya pernah menggunakan Sony NWZ-W273S untuk berenang, sejujurnya belum pernah. Karena kalau saya uji berenang, Sony NWZ-W273S memang tak akan mati, tapi saya yang akan mati (gak bisa berenang) 😀

Playlist

Anda bisa membuat satu playlist atau daftar putar di Sony NWZ-W273S, sehingga kita bisa memilih-milah mana lagu yang paling kita sukai. Playlist ini bisa kita buat melalui software Media Go yang akan langsung terinstal begitu kita mencolokkan Sony NWZ-W273S ke komputer.

Mode Putar

Kita bisa mengatur agar daftar putar atau musik yang ada dalam Sony NWZ-W273S untuk diputar secara acak (shuffle). Sehingga tidak tergantung pada urutan yang sudah kita susun di software Media Go. Selain itu juga ada mode Repeat dan Shuffle&Repeat.

Asisten Virtual

Sebenarnya bukan asisten virtual, namun saya bingung harus menyebutnya dengan apa. Intinya, saat kita menekan tombol tertentu, atau mengaktifkan fitur tertentu, akan ada suara wanita yang memberitahu bahwa fitur tertentu telah aktif. Misalnya saja kita menekan tombol playlist, maka suara kita akan mendengar suara wanita mengatakan “Playlist ON”, saat kita mengaktifkan fitur Shuffle, maka suara itu akan mengatakan “Shuffle.”

Transfer Lagu

Transfer lagu sangat mudah dilakukan, bisa melalui iTunes atau Windows Media Player dan hanya tinggal drag n drop saja. Saya pribadi lebih memilih mentransfer lagu menggunakan software bawaan NWZ-W273S, Media Go.

Penyimpanan Internal 4GB

Jadi, Sony NWZ-W273S hanya mengandalkan penyimpanan internal. Tidak ada slot microSD. Di penyimpanan internal 4GB inilah anda menyimpan lagi. Untuk mentransfer lagu ke penyimpanan internal, anda bisa melakukannya dari komputer dengan menghubungkan Sony NWZ-W273S ke USB Craddle (USB 2.0), dan mencolokkannya ke komputer/laptop. Transfer lagu termasuk membuat playlist bisa anda lakukan di software Media Go.

Ada varian dengan penyimpanan yang lebih besar yaitu NWZ-W274S, kapasitasnya 8GB.

Kualitas Suara

Sony NWZ-W273S memiliki suara yang jernih, dan bahkan menawarkan suara yang sangat keras jika anda mengatur volumenya ke level tertinggi. Bukan hanya itu, audio Sony NWZ-W273S juga memiliki kejelasan dan treble yang tinggi, namun tetap menjanjikan bass yang enak didengar. Sony NWZ-W273S juga menyajikan efek ClearAudio+.

Oh ya, kita juga tidak perlu khawatir dengan suara kebisingan di luar. Saat anda menancapkan Sony NWZ-W273S ke lubang telinga anda, anda hampir tidak akan mendengar suara apapun dari luar.Saat musik mulai mengalun, anda bahkan tak akan mendengar apapun kecuali suara musik yang berdendang.

Ngomong-ngomong, Sony NWZ-W273S mampu mengeksekusi lagu berformat AAC (Non-DRM), Linear PCM, MP3 dan WMA (non-DRM).

Baterai

Tidak diketahui berapa kapasitas baterai Sony NWZ-W273S, namun sekali charger, mp3 sport player ini bisa menyala selama 8 jam. Dan untuk menchargernya pun hanya membutuhkan waktu yang sangat singkat, hanya 1,5 jam saja hingga baterai terisi penuh.

Penggunaan

Sony NWZ-W273S memang dirancang tahan air sehingga cocok buat berenang. Namun Sony NWZ-W273S sendiri bukan hanya khusus digunakan untuk berenang. Anda juga bisa menggunakannya untuk menemani anda saat melakukan olahraga lain seperti lari, bersepeda, yoga, dan lain sebagainya.

Namun satu hal, jangan pernah menggunakan Sony NWZ-W273S saat anda sedang jogging atau bersepeda di jalan raya. Sony NWZ-W273S dirancang agar mengurangi kebisingan dari luar. Dengan kata lain saat anda memasang dan memutar Sony NWZ-W273S, anda hampir tak akan mendengar suara apapun dari luar, yang anda dengarkan hanya musik saja. Sehingga jika digunakan saat anda jogging atau bersepeda di jalan raya, akan sangat berbahaya karena anda tak akan mendengar suara klakson dari belakang.

Sony Walkman NWZ-W273SKesimpulan

Sony NWZ-W273S sangat cocok digunakan buat anda yang gemar berolahraga namun juga mencintai musik. Sony NWZ-W273S sangat nyaman digunakan, tidak seperti saat kita berolahraga sambil mendengarkan musik menggunakan ponsel. Karena dengan Sony NWZ-W273S, benar-benar bebas genggam. Tak ada kabel yang berseliweran. Sony NWZ-W273S juga dirancang tahan air sehingga cocok untuk kegiatan apapun diluar ruangan.


Update 9 Juli 2016:
Selama menggunakan selama kurang dari setahun, Kolom Gadget sering kali mendapatkan pengalaman kurang menyenangkan. NWZ-W273S beberapa kali mengalami kerusakan. Kerusakan pertama terjadi 4 bulan setelah pembelian.

  1. Mati total: NWZ-W273S mengalami mati total, tidak bisa di charger dan tidak terdeteksi komputer.
    – Kerusakan dialami pada 20/03/2016
    – Dilaporkan ke pihak penjual (toko St-Toms Store di Tokopedia) pada 21/03/2016
    – Dikirimkan (return) ke penjual 26/03/2016
    – Menurut seller, proses garansi Sony Center memakan waktu 2 minggu
    – Selesai garansi, dikirimkan kembali 13/04/2016
    – Diterima sekitar 21/04/2016
    – Produk bisa bekerja normal, tidak ada pergantian unit baru
  2. Tidak terdeteksi komputer (USB Device Not Recognize) dan speaker kanan mati. Ini masalah kedua sekaligus ketiga yang saya alami (lagi-lagi) hanya 4 bulan setelah klaim garansi terakhir. Jadi unit ini rusak tiap 4 bulan sekali.
    – Kerusakan pertama, NWZ-W273S tidak terdeteksi laptop (USB Device not Recognize). Port USB laptop tidak ada masalah, di colok mouse, ponsel dan flashdisk bisa bekerja normal dan terdeteksi. Uji pada 04/07/2016.
    – Saya sempat report ke seller atau penjualnya pada 04/07/2016 (tidak ada balasan). Sementara itu saya coba tekan tombol reset. Saya colokkan kembali ke laptop dan berhasil terdeteksi.
    – Setelah beberapa hari, saya colokkan kembali ke laptop. Kembali NWZ-W273S tidak terdeteksi (USB device not recognize).
    – Speaker kanan Sony NWZ-W273 tidak bersuara sama sekali pada 7/07/2016. Speaker kiri masih bersuara.
    – Sedang mencoba menghubungi seller pada 9/07/2016.
    – Sedang mencoba menghubungi pihak Sony melalui fanpage Facebook “Sony Indonesia” pada 10/07/2016, tidak dibalas.
    – Seller menyarankan untuk klaim garansi langsung ke Sony Center. Mengingat Sony Center terdekat ada di Kota Medan, tidak memungkinkan bagi Kolom Gadget untuk pergi menuju Sony Center karena masalah jarak yang sangat jauh.
    – Sony NWZ-W273 milik Kolom Gadget saat ini menjadi bangkai elektronik.
    – Seller melayani dengan baik, tapi tidak cukup baik. Pihak Sony masih jauh dari kata “baik” untuk layanan purna jualnya.

Update 24 Agustus 2016: Ganti Unit dengan Model Baru (Upgrade)

Sony mengatakan (melalui penjual) bahwa perangkat tidak mungkin diperbaiki (mungkin penyakitnya sudah akut), dan tidak mungkin diganti dengan perangkat yang sama (mungkin sudah diskontinu). Pihak Sony menyarankan mengganti dengan model terbaru (upgrade), yakni Sony Walkman NW-WS413.

Namun Sony meminta uang tambahan sebesar +/- Rp 500 ribu untuk penggantian dengan NW-WS413. Mengingat saat membeli NWZ-W273S saya membelinya seharga Rp 950.000, sedangkan NW-WS413 harganya sekitar Rp 1,5 juta, saya terima pergantian unit dengan model terbaru. Dengan pertimbangan, dari pada unit jadi bangkai elektronik di laci lemari, lebih baik menambah uang. Meskipun sebenarnya saya pribadi lebih suka desain model yang lama dari pada model yang baru ini.

Pesan:
1. Jika disekitar anda tidak tidak ada service center Sony , pikir 10 kali sebelum membeli produk-produk Sony.
2. Jika ingin membeli produk-produk Sony melalui online, pastikan seller/penjual memberikan layanan purna jual penuh termasuk mau membantu garansi jika terjadi kerusakan pada perangkat.


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *