‘Otak’ iPhone Hasil Nyontek, Apple Harus Ganti Rugi Triliunan Rupiah

Kolom Gadget – Pengadilan Amerika Serikat memutuskan Apple bersalah telah melanggar paten dan diharuskan membayar ganti rugi triliunan rupiah. Namun ancaman sanksi Apple bisa lebih berat tergantung temuan-temuan yang ditemukan dalam penyelidikan.

Apple yang biasanya menggugat perusahaan lain atas paten yang ia miliki kini malah menerima gugatan. Tak tanggung-tanggung, Apple harus membayar hingga USD $862.000.000 (Rp.11,64 triliun) atas paten “efisiensi prosesor” yang mereka gunakan di chipset mobile milik Apple dalam iPhone mereka.

Namun yang menggugat Apple kali ini bukan rivalnya di pasar ponsel, melainkan sebuah universitas bernama University of Wisconsin-Madison, sebuah unoversitas riset di Madison, Wisconsin, Amerika Serikat seperti dilansir dari Reuters, Selasa (13/10/2015). Dari gugatan tersebut hakim AS William Conley memenangkan gugatan universitas tersebut dan menemukan bahwa paten tersebut memang sah milik University of Wisconsin-Madison. Apple pun terancam harus membayar ganti rugi.

Namun nominal ganti rugi tersebut belum final, hakim saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mencari tau seberapa banyak produk Apple yang menggunakan paten tersebut tanpa seizin University of Wisconsin-Madison. Beberapa chipset mobile milik Apple seperti A7, A8, A8X dan A9 juga A9X di iPhone dan iPad terdahulu pun tengah diperiksa.

Namun sanksi Apple tak hanya sebatas lembaran uang. Apple terancam sanksi yang lebih berat jika terbukti “dengan sengaja” melanggar paten tersebut. Selain itu, hakim Conley juga akan melihat kewajiban dan pelanggaran yang dilakukan Apple dan mengatur sidang dalam tiga tahap.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *