Samsung & Qualcomm Terbebas Dari Tuduhan Pelanggaran Paten GPU NVIDIA

Kolom Gadget – Atas tuduhan dan tuntutan NVIDIA ke pengadilan Amerika Serikat terkait pelanggaran paten yang dilakukan oleh Qualcomm dan Samsung, ITC baru saja memutuskan bahwa Samsung & Qualcomm tidak melanggar paten dan tidak perlu membayar royalti.

Tahun lalu, NVIDIA menggugat Samsung atas tuduhan pelanggaran paten chip GPU NVIDIA. Atas pelanggaran ini, NVIDIA menuntut pelarangan untuk setiap penjualan perangkat Samsung yang menggunakan chip Qualcomm dengan grafis Adreno, ARM Mali dan Power VR di Amerika Serikat.

Namun ITC seperti dilansir dari PhoneArena, Sabtu (10/10/2015) telah memutuskan melalui hakim Thomas Pender bahwa Samsung tidak melanggar paten apapun dari NVIDIA. ITC mengatakan, Samsung memang melanggar salah satu dari paten milik NVIDIA, namun paten yang dilanggar tersebut dianggap tidak valid karena dianggap bukan temuan baru.

Disebutkan sebelumnya bahwa NVIDIA mengklaim kalau Samsung dan Qualcomm harus membayar lisensi kepada NVIDIA atas pelanggaran paten mereka. NVIDIA sendiri sudah mulai mengembangkan dan memasarkan chip mereka pertama kali pada tahun 1999.

Bicara soal GPU, Samsung kabarnya tengah mengembangkan GPU miliknya sendiri untuk ditanamkan ke dalam chipset Exynos buatan mereka. Disebutkan bahwa chipset Exynos dengan GPU buatan sendiri itu akan segera tiba tahun 2017 mendatang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *