Sony Akan Berhenti Buat Ponsel Jika Keuntungan Mampet di Tahun 2016

Kolom Gadget – Kabar mengejutkan datang dari laporan yang menyebutkan bahwa divisi Xperia milik Sony hanya memiliki kesempatan satu tahun sampai 2016 untuk menghasilkan keuntungan. Jika keuntungan Sony dari divisi Xperia terus mampet, maka Sony memutuskan keluar dari bisnis ponsel.

Ada beberapa produsen ponsel yang sedang dalam kondisi kritis saat ini, dua diantaranya adalah Sony dan HTC. Sementara HTC sempat di isukan bakal merger dengan Asus (telah dibantah oleh HTC), Sony sepertinya jauh lebih buruk kondisinya. Berdasarkan laporan terbaru Android Authority, Rabu (07/10/2015), tahun 2016 akan menjadi penentuan bagi perusahaan raksasa asal Jepang ini untuk memutuskan apakah akan terus berbisnis di pasar ponsel atau berhenti sama sekali.

Chief Executive Sony, Kazuo Hirai berdasarkan laporan akan memberikan kesempatan bagi divisi smartphone Xperia satu tahun lagi untuk membuktikan apakah bisnis ponsel masih menjanjikan atau tidak. Jika divisi mobile tidak mendapatkan keuntungan pada tahun 2016, maka eksekutif Sony tersebut mengisyaratkan “pilihan alternatif” untuk keluar dari bisnis ponsel.

Sony sendiri di Amerika Serikat saat ini bisnis ponselnya sangat lemah, dengan hanya memiliki pangsa pasar 1% saja. Sementara di negara asalnya Jepang, Sony hanya memiliki pangsa 17,5% saja. Target smartphone mid-range Sony sendiri tak bisa membantu apa-apa karena juga dalam kondisi terjepit oleh ponsel murah Tiongkok.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *