Penuhi TKDN, Meizu Lebih Pilih Gandeng Manufaktur Lokal

Kolom Gadget – Meizu, produsen asal Tiongkok yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasarnya akan memenuhi regulasi TKDN. Namun bukan membangun pabrik, melainkan menggandeng manufaktur lain di Indonesia.

Jika produsen ponsel ingin memasarkan produk ponsel 4G-nya di Indonesia, maka produsen tersebut harus bisa memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri tanpa terkecuali. Peraturan ini akan diberlakukan sejak tanggal 1 Januari 2017. Meizu, salah satu produsen yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasarnya pun akan memenuhi aturan ini, seperti dilansir dari DetikInet pada Jumat (25/09/2015).

Hal ini disampaikan langsung oleh Manajer Meizu untuk wilayah ASEAN, Ramon Kwok. Namun dalam memenuhi TKDN, Meizu tak akan membangun pabrik di Indonesia, melainkan bekerjasama dengan produsen ponsel lokal yang memang sudah memiliki pabrik di Indonesia. Meizu juga menyampaikan bahwa membuat ponsel made in Indonesia ternyata juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Lagi pula pemerintah Indonesia juga lebih mendorong agar produsen memenuhi aturan TKDN ini dari segi non-hardware. Sehingga dari pada membangun pabrik, pemerintah lebih menyarankan agar produsen membuat desain house (desain ponsel, aplikasi yang di inject, dll) di Indonesia sehingga akan ada royalti ke Indonesia. Dengan begini, produsen ponsel bisa tetap memproduksi ponselnya di luar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *