Di Isukan Merger Dengan Asus, Ini Kata Acer

Kolom Gadget – Isu soal bergabungnya kedua perusahaan asal Taiwan, Acer dan Asus dibantah keras oleh CEO Acer Jason Chen bahwa jika kedua perusahaan melakukan ini, maka akan melanggar peraturan pemerintah Taiwan.

Asus dan Acer merupakan dua perusahaan raksasa yang sama-sama berasal dari Taiwan. Keduanya sudah dikenal oleh masyarakat dunia melalui produk-produk PC dan ponselnya. Namun ada sebuah rumor yang menyebutkan bahwa kedua perusahaan ini akan merger.

Isu ini sendiri berkembang sejak pendiri Acer, Stan Shih memberikan pernyataan yang mengejutkan bahwa ia terbuka dengan setiap tawaran akuisisi dari perusahaan lain. Meski ia mewanti-wanti perusahaan lain bahwa mengakuisisi Acer, sama saja mereka seperti membeli cangkang kosong dan rugi.

CEO Acer, Jason Chen pun membantah isu merger ini. Karena jika kedua perusahaan bergabung, maka keduanya bisa terjerat masalah hukum karena hal ini berarti pelanggaran terhadap aturan hukum yang berlaku di Taiwan, seperti dikutip dari Ubergizmo.

Perlu diketahui bahwa pemerintah Taiwan melarang perusahaan awal Taiwan untuk merger jika market share perusahaan tersebut melewati angka 70%. Hal itulah yang akan terjadi jika Asus dan Acer merger.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *