Larangan Peredaran Ponsel Lumia Milik Microsoft Dibatalkan Oleh ITC Amerika Serikat

Kolom Gadget – ITC baru saja mengubah putusannya untuk melarang impor produk Lumia di Amerika Serikat dan menyatakan bahwa Microsoft tidak bersalah atas pelanggaran paten InterDigital yang diwariskan oleh Nokia.

Beberapa waktu yang lalu Microsoft terancam tidak bisa melakukan impor ponsel Lumia Windows Phone miliknya ke Amerika Serikat lantaran dituduh melanggar dua paten InterDigital. Sengketa ini sendiri merupakan peninggalan dari Nokia pada tahun 2007 lalu tentang optimasi daya ponsel untuk terhubung ke jaringan.

Sejak Microsoft mengakuisisi Nokia, maka sengketa ini diwariskan ke Microsoft. Pengadilan kemudian memutuskan pada bulan April 2015 lalu bahwa Microsoft bersalah dan diharuskan membayar lisensi atas paten yang dilanggarnya. Microsoft sendiri menolak membayar royalti karena nilainya dianggap terlalu mahal. Namun ngototnya Microsoft bisa membuat ponsel Lumia yang menggunakan 3G dilarang beredar di Amerika Serikat.

Kabar gembira bagi Microsoft pun tiba setelah ITC (International Trade Commission) Amerika Serikat memutuskan untuk membatalkan putusan tersebut Jumat (28/08/2015) lalu karena Microsoft diputuskan tidak melanggar paten apapun dari InterDigital. Putusan baru ITC ini jelas membuat InterDigital merasa kecewa dan Microsoft mengungkapkan rasa terimakasihnya atas putusan yang diberikan ITC yang ingin melarang produk Microsoft di Amerika Serikat

Microsoft sendiri sebelum revisi putusan ini keluar sudah mulai angkat senjata untuk bertempur dengan InterDigital, dengan mengajukan gugatan ke InterDigital melalui Pengadilan Federal Amerika Serikat atas pelanggaran hukum Antitrust yang dilakukan oleh InterDigital. InterDigital ingkar janji untuk memberikan lisensi dengan syarat yang masuk akal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *