Google Berencana Revisi Proyek Android One Karena Kurang Sukses

Kolom Gadget – Proyek Android One yang bertujuan menghadirkan smartphone Android dengan harga terjangkau dinilai kurang berhasil Hal ini membuat Google berencana merevisi proyek ini.

Di Indonesia, kita mengenal Mito Impact, Evercross One X dan Nexian Journey sebagai ponsel produksi vendor lokal yang bekerjasama dengan Google dalam proyek Android One, sebuah proyek yang diluncurkan tahun lalu untuk menghadirkan smartphone Android dengan harga terjangkau. Proyek ini sudah diikuti berbagai vendor dari 7 negara. Sayangnya, proyek ini dinilai mengecewakan dilihat dari angka penjualannya.

Menurut informasi yang dilansir dari GSMArena (12/06/2015), di India, hanya ada 1 juta unit smartphone Android One yang telah terjual. Penjualan yang kurang memuaskan ini menurut wakil presiden Google untuk manajemen produk, Caesar Sengupta lebih disebabkan oleh dua masalah dalam program ini. Masalah pertama adalah produk yang kurang pas di pasar dan juga terbatasnya ketersediaan produk di pasar.

Google akan bekerja keras agar proyek ini bisa terus berjalan dengan cara mempelajari kesalahan-kesalahan itu dan merevisi proyek Android One. Google akan membuat smartphone yang lebih spesifik sebagai upaya untuk mengatasi masalah utama tersebut. Dengan begini, universalitas perangkat Android One bisa dihilangkan sehingga lebih mampu menarik pasar yang lebih luas.

Selain itu, Google juga akan menaikkan batas harga jual smartphone Android One menjadi USD 100-200. Seperti diketahui, perangkat Android One awalnya ditetapkan harus dijual dengan harga antara USD 100-120. Hal ini membuat vendor memiliki keterbatasan dalam memilih dan menggunakan hardware sehingga ponsel-ponsel Android One kalah saing dalam berkompetisi di pasar. Sengupta juga akan mengatasi masalah ketersediaan smartphone Android One di seluruh jaringan saat rilis di masa mendatang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *