Ikuti TKDN, Vivo Punya Rencana Bangun Pabrik di Indonesia

Kolom Gadget – Dalam mengikuti regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang akan diterapkan awal tahun 2017 mendatang, Vivo akan mengikutinya dengan berencana membangun pabrik di Indonesia.

Vivo baru saja meluncurkan ponsel teranyarnya di Indonesia, Vivo X5 Pro. Saat meluncurkan ponsel ini di pasar Indonesia, Vivo sebagai pemain baru di tanah air tentu sudah mengetahui soal regulasi pemerintah terkait ingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang akan diterapkan oleh pemerintah pada tahun 2017 mendatang. Terkait hal ini, Vivo telah memberikan pernyataan tentang rencana mereka untuk hal ini.

Menurut VP and Chief Marketing Officer Vivo Global Alex Feng dalam peluncuran Vivo X5 Pro di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place Jakarta seperti dilansir dari DetikInet (12/06/2015), Vivo memang sudah memiliki rencana untuk membangun pabrik di Indonesia. Rencana ini diharapkan bisa terealisasi pada tahun 2017. Namun untuk saat ini, rencana ini memang masih dalam tahap pembicaraan.

Vivo sendiri dengan X5Pro yang baru saja diluncurkan di Indonesia sebenarnya sudah pernah meluncurkan 5 ponselnya di tanah air dengan investasi yang lumayan besar, yakni USD 20 juta yang sebagian besarnya digunakan untuk mempromosikan brand dan membangun outlet sebagai layanan purna jual bagi konsumen Indonesia yang berdiri di sejumlah kota di Indonesia. Sayangnya, hal itu memang masih belum banyak diketahui. Untuk membuat konsumen Indonesia semakin mengenal produk-produk Vivo, perusahaan ini pun akan membangun pabrik sebagai strategi agar konsumen familiar dengan produk-produk Vivo.

Vivo pun akan memperbesar investasinya dengan menambah jumlah outlet-outlet mereka sebanyak 40 layanan purna jual di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *