Pabrik Oppo di Indonesia Baru Akan Beroperasi Bulan Mei

Oppo terpaksa harus menunda operasional pabriknya di Indonesia lantaran terlambatnya mesin untuk memproduksi ponsel-ponsel miliknya datang ke Indonesia. Hal ini membuat rencana awal Oppo untuk mulai memproduksi ponsel molor dari yang awalnya April menjadi bulan Mei.

CEO Oppo Indonesia, Jet Lee seperti dilansir dari Detik Inet (18/04/2015) mengungkapkan bahwa pabrik Oppo saat ini hanya tinggal menata ruang dan lingkungan, setelahnya akan dilakukan rekrutmen dimana Oppo berencana untuk mempekerjakan 3000 karyawan, sesuai dengan rencana kapasitas produksi 300 ribu unit per bulan.

Oppo sendiri membangun pabrik sebagai respon atas ditetapkannya aturan baru pemerintah tentang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), dimana aturan ini akan mulai diberlakukan pada tahun 2017 nanti. Hal ini mengharuskan tiap vendor perangkat 4G menggunakan kandungan lokal dengan persentase tertentu, yang saat ini masih dibahas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sejauh ini, pemerintah berencana menetapkan unsur TKDN harus 40 persen. Oppo pun menggelontorkan US$ 30 juta untuk membangun pabriknya di kawasan Mauk, Tangerang dengan luas lahan 2,7 hektar.

Lee mengatakan tidak ada masalah dengan peraturan baru ini, lantaran saat ini saja produk-produk Oppo sudah memiliki 25 persen kandungan lokal. Sehingga Oppo bisa dengan mudah memenuhi peraturan TKDN pemerintah saat pabrik sudah beroperasi. Lee juga menambahkan, beberapa faktor yang akan meningkatkan TKDN Oppo berasal dari tenaga kerja, pengemasan, biaya produksi dan perangkat kerasnya (hardware). (Gambar: Oppo Mobile)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *